Breakfast Time!!!
i love rose jam, dan saat menemukan selai tersebut saat breakfast, tanpa pikir panjang saya mengambil beberapa potong roti dan mengoleskan selai tersebut diatasnya. rasanya enak! dan aroma mawrnya semakin membuat semangat. Bukan semangat makan, namun semangat untuk jalan-jalan. Hahaha..
Perjalanan kali ini agak panjang. Bayangkan saja selama 9 jam kami akan berada di bis menuju Capadoccia. Hoahmmm.. kinda boring i thought.. but, it wasn't!!!
let's start
First toilet stop, after 2 hours in bus. Meregangkan kaki, ngulet ke kanan dan ke kiri.. setelah puas ngulet (baca: meregangkan badan) kami berebutan ke toilet. tungkai saya saat itu cukup pegal karena harus di tekuk selama 2 jam penuh. Kembali dari toilet, kami ternyata tidak langsung di suruh kembali ke bis. beberapa peserta lainnya masih sibuk membeli apple tea khas Turkey, dan ketika saya ke sana mata saya menangkap sebuah penjual yogurt. Banyak orang yang mengerumuninya. Saya mencoba membeli sepiring yogurt. Sibel mengatakan bahwa di atas yogurt itu diberi biji opium. Penasaran ingin mencoba setelah sebelumnya dijamin bahwa saya tidak akan nge-fly atau kecanduan opium. (bahaya kalau saya ketagihan biji opium ini saat di Jakarta nanti,hauahahha) akhirnya saya membeli dan mencobanya. Hmmm rasanya enak, unik! Sang penjual pun manis sekali, dia memberi tambahan madu serta mempertunjukkan atraksi selama meramu yogurt pesanan saya.
![]() |
| Voila, this is it... the taste was like a melody in my tastebuds |
Daerah wisata pertama yang didatangi dalam perjalanan menuju Capadoccia adalah Mevlana Musezi, yang terletak di Konya, Turki.
![]() |
| Mevlana Musezi |
Bagi umat muslim aliran Sufi, megunjungi Mevlana Musezi (Museum Mevlana) merupakan salah satu perjalanan suci. Disini merupakan makam dari Mevlana Jelaleddin Rumi. Bagi kebanyakan umat muslim, terutama aliran Sufi, Rumi merupakan Rasul. Saat ini umat muslim maupun non muslim datang dan mengunjungi makamnya.Meskipun tempat ini merupakan museum, namun tempat ini juga merupakan tempat suci. Jadi saat memasuki museum ini, kami diharapkan tenang, dan saat memotret di dalam museum diharapkan tidak menggunakan flash. Saya melihat-lihat dalam museum, mulai dari pakaian yang Rumi kenakan saat dulu yang disimpan dalam kotak kaca,sampai kepada janggut Nabi Muhammad SAW yang amat wangi. Mevlana Musezi ini sangat indah. meskipun ini merupakan makam, namun tidak menyeramkan. Di luar museum ini banyak sekali makam-makam, mereka yang dikuburkan disini merupakan pemimpin - pemimpin aliran sufi.
![]() |
| makam di halaman samping museum |
![]() |
| Mevlana Musezi bagian belakang |
Setelah puas berfoto-foto di luar Museum yang arsitekturnya indah ini, kami pun melanjutkan perjalanan menuju Capadoccia. Namun, dalam perjalanan menuju ke sana kami akan mengunjungi objek wisata sepanjang perjalanan.
Menuju Seljuk hotel dimana kami hanya toilet stop, lalu berfoto sebentar di depan hotel tersebut. Ukirannya sangat indah.
Dari sini, kami melanjutkan perjalanan menuju goa dimana pada jaman kekaisaran romawi, umat Nasrani diburu sehingga mereka harus sembunyi di tempat ini. Goa ini cukup menguras banyak energi saat memasukinya. sepanjang puluhan meter, kami hanya bisa berjalan sembari membungkukkan badan. Goa ini sempit dan gelap. Tidak semua peserta tur masuk ke dalam. bagi yang memiliki claustrophobia, sakit sendi diharapkan lebih baik menunggu di luar Goa saja.
Setelah mengelilingi Goa tersebut, kami pun kembali ke Bis dan tak lama kemudian kami sampai di hotel. Saatnya merebahkan badan *loncat ke kasur
Harus tidur cukup, karena harus bangun 4 a.m untuk menuju ke lokasi Balon udara...\ (^.^) / yay!!!





Tidak ada komentar:
Posting Komentar