seperti biasa, saya bangun, mandi, siap-siap lalu turun ke bawah untuk breakfast di hotel. Hari ini rencananya kami akan menuju efesus dan pamukkale...
sebelum menuju ke efesus, rombongan tour di bawa menuju toko sekaligus pabrik pembuatan leather jacket saat kami masuk, kami semua di suguhkan sebuah acara pertunjukkan fashion show.. jaket kulit yang diperagakan semuanya bagus-bagus! cukup membuat para wanita peserta tur tak berkedip.. *so georgeous
kurang lebih ada 20 model jaket yang diperagakan oleh 6 orang model baik pria maupun wanita. (maaf tak dimasukkan gambarnya, karena dilarang memotret.)
cukup lama kami berada disana, awalnya tak berniat membeli. namun, karena kegigihan sales jaket tersebut membuat saya jatuh cinta dengan sebuah jaket kulit nan manis di sana. :D
cukup lama saya menolak, karena toh saya tak bawa cukup uang. dan saya hendak membatalkan pembelian tersebut karena ternyata kartu kredit yang saya bawa dari Indonesia declined. Ternyata kalau jodoh memang ga kemana, teman saya dalam rombongan tur ini berbaik hati menawarkan meminjamkan uang kepada saya.. akhirnya saya berhutang dulu *thx u
setelah berjanji bahwa segera sampai di Jakarta, saya akan langsung melunasi hutang tersebut kami berangkat menuju Efesus.
Efesus, di tempat ini yang terkenal adalah perpustakaannya. Bangunan perpustakaannya begitu indah, bahkan setelah beratus-ratus tahun lamanya. Dibangun pada tahun 117 SM. bangunan ini sebenarnya merupakan makan atau pusara peringatan akan Gaius Julius Celsus Polemaenus, seorang gubernur dari propinsi Asia. Makam Celsus terletak di lantai dasar diseberang dari pintu masuk dan disana ada patung dewi Athena, yang merupakan lambang dari kebijaksanaan. saya dan rombongan tidak sempat menjelajahi bangunan perpustakaan tersebut dikarenakan waktunya yang kurang. kami hanya sempat foto di depan perpustakaan. Perpustakaan ini disebut juga sebagai Celsus Library
Pamukkale (arti: benteng kapas) merupakan kota atau daerah yang dulu disebut sebagai Hierapolis. Di sini terdapat terrace yang merupakan sumber mata air panas. Kota ini berisi air panas dan travertine, yaitu mineral karbonat yang ditinggalkan oleh air yang mengalir. Pamukkale terletak di wilayah Tuki Aegea dalam, di lembah sungai Menderes. sesampainya disana, saya sempat terpana oleh keindahan Pamukkale, dari jendela bis saya seperti sedang melihat sebuah gunung salju abadi!!! dengan lereng-lereng. SEMUANYA PUTIH bak salju....
![]() |
| sebenarnya sama sekali tidak dingin berada disini |
lalu kami melanjutkan untuk ke mata air panas yang dipercayai dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Setibanya disana, kami diminta untuk melepaskan alas kaki kami. karena sepatu dapat menyebabkan rusaknya lapisan mineral-mineral tersebut.
airnya hangat!!! itulah sensasi yang saya rasakan. kamipun mlai berjalan menuruni terrace demi terrace, harus berhati-hati karena licin, dan jujur saat itu saya tak mau kalau harus tergelincir yang akan membuat pakaian saya basah. ramai sekali disini, bahkan beberapa turis asing pria pun melepas pakaiannya dan berendam. rombongan kami hanya menggulung sebatas lutut celana kami, dan mulai merendam kaki kami. sembari menikmati pemandangan. it's AMAZING !
![]() |
| one of my friend :) |
Time to sleep early *hoahmmm... gud nitezzz



that was an amazing scene back there!!!
BalasHapus