Senin, 16 Januari 2012

MARVELOUS TURKEY DAY 3

Hari ke 3 setelah menginjakkan kaki di Turki, pagi-pagi setelah breakfast di hotel, saya pun melanjutkan perjalanan. Daerah tujuan saya pertama kali adalah Asklepion. Asklepion terletak di Pergamon, dulu merupakan semacam Rumah Sakit pada 400 tahun sebelum masehi. Asal muasal mengenai lambang dunia kedokteran sekarang ini yang terdiri dari ular berasal dari Asklepion ini. Meloncat topik sebentar mengenai  mengapa ular dijadikan lambang dunia medis saat ini, yang dalam perkembangnannya mengalami dua kali perubahan. Yang pertama adalah sebatang tongkat dengan seekor ular yang melilit tongkat tersebut lalu berkembang menjadi sebatang tongkat bersayap yang di lilit oleh dua ekor ular.
kiri ( tongkat asclepius) ; kanan ( tongkat hermes)
 Pertanyaan selanjutnya mengapa ular digunakan sebagai simbol? karena ular merupakan hewan yang mampu bergnti kulit. Hal ini dikaitkan dengan "kehidupan/kesembuhan yang baru". Bisa ular dapat berfungsi sebagai racun namun di sisi lain dapat berfungsi sebagai obat. Selain itu menandakan bahwa seorang dokter bekerja antara kehidupan dan kematian.
Saat ini dunia medis masih menggunakan kedua lambang ini, Ikatan Dokter Indonesia (IDI ) menggunakan lambang dengan tongkat Asklepius.
salah satu pilar di Asklepion , Source : www.sacres-destinations.com/turkey













Kembali ke perjalanan kita, sesaat setelah sampai disana saya takjub, Asklepion merupakan tempat yang indah... Memang saat ini Asklepion merupakan sisa reruntuhan, banyak sisa-sisa pilar disana, batu-batu yang menjadi saksi proses kehidupan dan kematian dari orang-orang dulu yang sekarat di sini.

Disini terdapat sebuah terowongan suci yang menjadi tempat untuk meletakkan orang-prang sakit yang ingin disembuhkan. Mereka yang sakit akan dibisikkan mantra bahwa mereka akan sehat oleh monk (tabib) yang menurut kepercayaan adalah murid dari Asklepius, dewa penyembuh. Monk ini disebut Asklepiadae. Bila mereka yang sakit telah sembuh makan akan memberikan persembahan berupa uang yang akan digunakan untuk mebangun kuil Asklepion ini. Namun, banyak juga yang tidak sembuh dan akhirnya meninggal di Asklepion.
terowongan suci yang dulunya untuk meletakkan orang sakit


Kesembuhan mereka yang sakit bukan saja dari mantra-mantra yang diucapkan oleh Asklepiadae, namun juga dari musik, air kesembuhan yang terdapat di Asklepion ini. Yang terutama adalah bila mereka yang sakit didatangi oleh Asklepion sendiri sebagai dewa penyembuh yang datang ke dalam mimpi mereka.




Dari Asklepion kami mulai merasa lapar, maka ini menandakan saatnya makan siang!!! dalam perjalanan menuju makan siang, salah seorang peserta tur melihat banyak Tank yang berjejer dan para tentara yang sedang beristirahat. Lalu layaknya turis asing, kami meminta bis untuk berhenti sebentar untuk memotret mereka diari dalam bis. Namun, Sibel local guide kami mengambil inisiatif dengan turun dari bis menanyakan kepada mereka apakah boleh untuk berfoto bersama. Kepala regu mereka mengiyakan, maka kami semua pun antusias berfoto bersama mereka lengkap dengan kendaraan Tank yang sedang terparkir disana ;)
kami berfoto bersama tentara Turki
Kami berterimakasih kepada Sibel, karena inisiatif dia maka kami bisa berfoto bersama tentara Turki :)
"thank you , Sibel " ( bila SIbel membaca blog ini )
Makan siang kami merupakan menu buffet, banyak makanan yang saya tidak tahu namanya, dan mengambil menurut pemandangan mata saya yang kira-kira enbak dilihat.
Setelah makan siang dan perut kami kenyang, saya dan rombongan tur menuju daerah wisata kami selanjutanya yaitu menuju Antiokhia. Sebagian besar umat Kristiani tidak asing lagi mendengar mengenai Antiokhia. Antiokhia merupakan kota tua yang terletak di sisi timur sungai orontes. Dulu Antiokhia ini di bangun oleh salah satu jenderal Alexander agung untuk menyaingi kota Alexandria. Sekarang Antiokhia ini terletak di kota modern Antakya, Turki. Kami menuju House of Virgin Mary yang setelah penyaliban Yesus dipercayai menuju Antiokhia bersama rasul Yohanes dan hidup disini hingga meninggal dunia.
saya di depan patung Virgin Mary, Antiokhia

Tempat ini dijaga oleh beberapa tentara, banyak orang-orang datang dan berdoa disini. Saya pun ikut menyalakan lilin dan berdoa di dalam rumah Bunda Maria yang sekarang diubah menjadi Kapel. Sayang sekali, tidak boleh memotret di dalam sana. Bahkan sepatu saya pun di bungkus oleh plastik transparan sebelum memasuki kapel. Setelah berdoa, saya menuju mata air yang ada di rumah ini. Menurut Local Guide tur saya, Siebel mata air di rumah ini di percaya memberikan apa yang dibutuhkan. Terdapat tiga buah keran yang langsung berasal dari mata air. Kami dipilih untuk membuka keran air apa saja yang di butuhkan. Mata air tersebut adalah, mata air kesehatan, cinta dan kekayaan. Saya melihat banyak turis yang mengambil air tersebut bahkan membawa botol air minaeral yang kosong. Saya hanya membasuh wajah saya dengan ketiga mata air tersebut. Ketika berjalan beberapa langkah saya melihat banyak yang menulis sesuatu dan mengaitkannya di pagar kawat di tembok. Saya dan beberapa peserta tur pun mencoba menuliskan permohonan pribadi kami di sebuah tissue dan mengaitkannya di kawat tersebut.

my brother and his wishes

Kami kembali menuju hotel untuk bermalam dan berisitirahat.


Kamis, 12 Januari 2012

MARVELOUS Turkey (Turki)-day 1 and 2

Berkumpul di bandara Soekarno Hatta dan langsung menuju Turki dengan menggunakan Turkish Airlines. Saya sempat transit di Singapore sekitar 30 menit. Dari Singapore lansung menuju Istanbul. Perjalanan di tempuh selama 12 jam di pesawat. Perbedaan waktu antara Jakarta dan Turki berbeda 5 jam. Waktu Turki lebih lambat 5 jam daripada Jakarta.
11-April (day2)
Istanbul, here we come!!!
Kami serombongan tur  kurang lebih 19 orang langsung menuju imigrasi setelah sebelumnya melakukan visa on arrival. Antrian Imigrasi di bandara sangat panjang, seperti antri masuk dufan saat liburan sekolah. Saya mengantri kurang lebih 1 jam, selagi mengantri saya mulai berkenalan dengan peserta tour lainnya. Ternyata kebanyakan dari mereka adalah peserta tour yang batal berangkat ke Jepang...
Perjalanan dari airport menuju Gallipoli, tulip sedang bermekaran
Proses imigrasi berlangsung tanpa kendala, lalu dari airport kami langsung menuju Canakalle, dan berhenti di Gallipolli untuk makan siang.



Perjalanan dari airport ke Gallipolli untuk lunch sangat jauh, dan kami semua kelaparan. Saat bus berhenti untuk toilet stop, saya mencoba roti yang dijual penduduk setempat di tempat pemberhentian tersebut. Rotinya seperti roti canai, di dalamnya di beri keju dan biasanya di sajikan dengan teh Turki yang pahit sekali namun segar. Setelah cukup kenyang, perjalanan di lanjutkan ke Gallipolli.
Kami sampai di Gallipoli menuju pelabuhan. di dekat pelabuhan kami makan siang. Menu makan siang kami adalah salad, ikan bakar dan nasi. Nasi yang disajikan sangat unik, rasanya seperti nasi hainam, namun di beri biji-bijian dan kacang didalam nasinya. Rasanya enak! Ikannya juga segar, tidak amis dan tidak terlalu banyak duri. Kami serombongan masuk ke dalam ferry untuk menuju Canakkale. sekedar info, Turki terletak diantara dua benua, yakni Asia dan Eropa, saat di Istanbul maupun Gallipoli saya berada di benua Eropa dan sekarang menuju Canakkale dimana kami meninggalkan benua Eropa menuju Benua Asia.

Tiba di Canakkale, menuju ke peninggalan kerajaan Troy yang terletak 30km dari ibukota propivinsi Canakkale.Dalam hati saya bertanya-tanya seperti apakah Troy saat dulu? Mengingat kembali cerita film Troy yang dibintangi Brad pitt sebagai Achilless membuat saya membayangkan sisa Troy yang hebat itu pasti masih ada sisa kemegahan. Sesampainya di sana, saya dijelaskan oleh pemandu lokal bahwa Troy sempat dibangun sampai 6 kali, setiap kali hancur, maka mereka membangun kembali diatas reruntuhan Troy sebelumnya. Saat masuk peninggalan Troy di kanan kiri saya terdapat dinding batu yang dulu dipakai sebagai pertahanan saat perang Troya (Trojan War). Jalanan masuk kerajaan Troy sempit dan berkelok, hal ini karena mereka membangun dinding batu yang tingginya mencapai 20 kaki. Dan terdapat gerbang yang hanya di buka untuk penduduk yang keluar masuk kerajaan. Saat perang terjadi, gerbang di jaga sangat ketat dan ditutup, hal ini mencegah supaya prajurit Sparta tidak dapat masuk.
the legendary wall of Trojan

Peninggalan lainnya yang penting adalah replica kuda yang di kirimkan kerajaan Sparta. Replica ini di buat semirip mungkin dengan aslinya. Dengan tinggi 10M dan terbuat dari kayu, kuda kayu ini dulunya mampu menampung 30 prajurit Sparta. Perang yang terjadi antara Troy dan Sparta  karena Helen sang Ratu Sparta berselingkuh dan kabur ke Troy bersama Paris, putra mahkota kerajaan Troy. Perang terjadi selama 10 tahun tanpa ada yang menang. Pasukan sparta tidak dapat memasuki Troy dan begitu pula sebaliknya prajurit troy tidak bisa menghalau prajurit Sparta. Sebuah ide licik muncul di kepala Odysesseus, Jendral Sparta. Dia mengirimkan kuda Trojan (Trojan Horse) kepada Troy dan mengatakan bahwa kuda kayu ini melambangkan akhir dari peperangan dan mengumumkan Troy pemenang dari pertempuran ini. troy menerima Kuda Trojan tanpa tahu bahwa didalamnya bersembunyi 30 orang prajurit yang siap membasmi mereka. Malam harinya ketiga puluh prajurit tersebut membuka gerbang, saat penduduk dan prajurit Troy kelelahan karena pesta kemenangan mereka. Prajurit Sparta menyerbu masuk, dan itulah akhir kerajaan Troy. Pemandu local kami mengatakan "Beware of Greeks bearing gifts!" hal ini mengarah kepada kisah sedih dibalik Trojan Horse tersebut.

my brother in front of Trojan Horse


Kami selanjutnya menuju hotel untuk bermalam. Hotelnya terletak dekat pantai Marmara, dimana seberang dari pantai tersebut adalah Yunani. Makan malam di hotel, menunya salad, soup, fried fish and rice steam dan dessertnya berupa baklava. Baklava terdiri dari beberapa lapisan (seperti croisant) dan didalamnya diisi kacang, biasanya pistachio atau hazelnut dan rasanya sangat manis, saat menggigit baklava, cairan gula menetes dari baklava tersebut.
dibawah ini merupakan gambar baklava, yang saya unggah dari internet karena saya lupa memfoto baklava yang saya makan.

baklava with pistachio and hazelnut, source : www. wikipedia.com
Setelah makan malam, kami semua beristirahat untuk mempersiapkan perjalanan menuju daerah wisata lainnya.

iyi geceler (Good night)

Rabu, 11 Januari 2012

MARVELEOUS Turkey (Turki)- Prolog

What a nice day to start...
Seperti yang ada di kotak profil saya, saat diminta untuk menuliskan minat saya sebagai tambahan dalam profil blog saya, tanpa ragu saya menulis bahwa minat saya adalah Travelling ke Jepang.. ( Nihon e ryoukou iku). Impian saya sampai saat ini adalah menuju negeri sakura tersebut, mendengar mereka berbicara saja membuat saya senang. Cara pelafalan dan nada bicara dalam bahasa Jepang sangat tegas dan menunjukkan power ( ini menurut saya). Mengapa saya menbahas mengenai minat saya travelling ke Jepang dengan laman ini? apakah blog pertama saya akan membawa anda menjelajahi negeri sakura tersebut? lalu mengapa saya menuliskan judul blog saya "My Marvelous Tukey?" terdapat benang merah yang dapat temukan di alinea berikutnya..
Saat saya mendengar bahwa saya akan di beri hadiah kelulusan dengan jalan-jalan ke Jepang, wah senangnya tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata. Mulainya mencari tour dengan harga dan kualitas yang terbaik. saya membayangkan akan bertemu tokyoites secara langsung di negeri mereka, merasakan musim semi di Jepang, akan melihat bagaimana sakura mekar (saat itu bulan Februari ketika saya mencari tour). Kami menemukan tour dengan harga murah dan kualitas terbaik. persiapan di mulai, dari semuanya yang paling sulit adalah mengurus visa, saya sampai bolak balik ke kantor tour & travel tersebut 5 kali, karena selalu saja dokumen ada yang kurang. Mereka meminta ijazah s1 saya, dan surat keterangan menempuh pendidikan Perguruan Tinggi adik saya (karena dia belum punya ijazah s1), dan yang repotnya lagi adik saya itu menempuh pendidikan Perguruan Tinggi di Surabaya, bagaimana saya mengurus semua ini? Setelah berjuang begitu keras, bolak balik ke kantor tour& travel, lalu meminta adik saya membuat surat keterangan dari Perguruan Tinggi, dan berbagai macam hal lainnya, visa selesai!!! kami siap berangkat 2 minggu lagi (saat visa selesai awal maret). Kami dijadwalkan berangkat tanggal 18 maret-24 maret 2011. 

tanggal 11 Maret saya mendengar bahwa Jepang mengalami gempa berkekuatan 8,9 SR. Sebagian besar hancur, listrik padam dan sebagainya. Shock!!! apakah kami masih bisa pergi ke sana? Saya segera menelpon pihak tour dan mereka mengatakan tidak ada masalah, karena tujuan kami adalah Tokyo dan tidak terlalu parah kerusakannya. Tanggal 14 Maret saya di hubungi pihak tour dan mereka mengatakan bahwa perjalanan kami diundur karena terjadi gempa susulan,yang disertai tsunami setinggi 10 m, serta daerah tujuan kami di tutup. Sekitar satu minggu kemudian, mereka menelpon kembali dan mengatakan perjalanan ini dibatalkan. Sedih, seperti ketika sesuatu yang sedikit lagi akan kau genggam namun, di renggut begitu saja. Mereka menanyakan apakah mau uang dikembalikan atau ingin melakukan perjalanan ke negara lain? Mereka menawarkan bahwa bulan April ada perjalanan menuju Turki. Saya setuju pergi ke Turki, dan orang disekitar saya banyak yang mengatakan bahwa Turki merupakan negara yang indah.
Akhirnya saya dan adik saya menuju Turki...

Perjalanan kami dimulai....

di bawah ini beberapa gambar mengenai gempa dan tsunami di Jepang Maret 2011 
sumber gambar: www.kaskus.us